Sholat Is A Trap

Secara teori, orang Islam itu tidak mungkin melakukan segala bentuk ketidakbaikan, seperti berbohong, menipu, mencuri, atau membunuh, apalagi jadi teroris. Tidak mungkin. Kenapa? Karena orang Islam itu dikepung sholat.

Dalam sehari mereka dikepung setidaknya lima sholat, total 17rokaat, yg tersebar dari pagi hingga malam. Itu belum termasuk sholat2 sunnah yg waktunya lebih beragam.

Di dalam sholat, mereka harus mengingat dan menghadap tuhan, juga membaca bacaan2 tertentu, yg kalau diartikan, artinya berupa janji2, pengakuan kebesaran tuhan, doa2 suci, dan juga sholawat.

Sebelum sholat, mereka juga harus dalam keadaan suci dan berwudhu.

Ritual itu membuat orang Islam tidak bisa berlama2 tanpa mengingat tuhan. Secara fisik mereka juga harus menjaga diri untuk sholat berikutnya.

Waktu terlama mereka "melupakan" tuhan hanya pada malam hari, yaitu dari isya ke subuh, sekitar 9jam (termasuk jam tidur). Waktu terpendek adalah menjelang malam, dari maghrib ke isya'. Hanya sekitar 1jam.



Dengan skema seperti itu, sholat itu seperti "jebakan batman" yg membuat orang Islam tidak nyaman dan risih melakukan ketidakbaikan.

Teori ini tidak berlaku buat mereka yg memang tidak pernah sholat, atau sholat tapi asal sholat saja. Atau untuk alasan yg seharusnya tidak boleh sering, yaitu: khilaf.

Mestinya begitu...

#nulis sambil ngantri wudhu

Komentar